Yang Telah Lalu

Yang Terbaru Get our latest posts by subscribing this site

Taman Nasional Baluran

taman-nasional-baluran
Gunung Baluran di Tengah Kawasan Taman Nasional
Afrika van Java itu bernama "Taman Nasional Baluran"
Masih di seputaran Jawa Timur. Setelah kemarin, saya dan kawan saya pergi menjelajah indahnya pesona Air Terjun Tancak Kembar, yang terletak di ke dalaman hutan Argopuro, maka kali ini saya akan mencoba melayangkan pandangan ke arah timur. Perjalanan saya kali menuju salah satu kawasan taman nasional yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, atau sebelah utara Banyuwangi. Kawasan ini dikenal dengan sebutan Taman Nasional Baluran, diambil dari nama gunung yang berada tepat di tengah-tengahnya, yaitu Gunung Baluran. Selain Baluran, taman nasional ini juga dikenal sebagai Afika van Java, hal tidak terlepas dari keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya yang ditopang oleh keberadaan hutan dan padang sabana yang luas sebagai habitat satwa liar. Terdapat 155 jenis burung, 26 jenis mamalia, dan 444 jenis tumbu-tumbuhan, yang diantaranya merupakan tumbuhan asli dan mampu beradaptasi pada kondisi yang sangat ekstrem.

Padang Sabana Terluar di Indonesia
Taman nasional Baluran sendiri merupakan gabungan dari tipe vegetasi sabana atau padang rumput yang sangat luas yang dipenuhi oleh semak-semak perdu, diselingi oleh beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar, seperti palem dan akasi, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.

Selain satwa dan ekosistem alami yang terdapat di taman nasional baluran, juga terdapat beberapa kegiatan yang bisa dilakukan sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan.

1. Naik Gunung Baluran

Bagi anda yang suka climbing, gunung baluran bisa menjadi salah satu objek yang pertimbangkan. Waktu yang baik untuk melakukannya ialah pada bulan april-oktober, karena rentang waktu tersebut merupakan musim kemarau.

2. Snorkling

Aneka satwa lengkap dengan taman bawah laut bisa anda nikmati sepanjang tahun. Titik penyelaman yang paling bagus ialah Pantai Bama, Bilik, dan Sejile.

3. Tracking

Persiapkan fisik anda jika ingin melakukan tracking di tempat ini, karena wilayahnya sangat luas. Sebagai gambaran, untuk bisa sampai di bibir pantai atau padang sabana, anda harus menempuh perjalanan sejauh 17 km dari pintu gerbang masuk taman.

4. Wisata Bahari dan Kanoing

Anda bisa menikmati laut dari atas permukaan menggunakan perahu motor yang disediakan untuk pengunjung, dan tentunya ada harga yang harus anda bayarkan untuk itu.

5. Fotografi

Jika anda pecinta Foto, inilah surga objek yang bisa anda eksplore sampai ke akarnya. Mulai dari lanscape, satwa, dan biota laut dapat anda temui disini. Persiapkan saja perlengkapan foto anda, saya jamin, anda tidak akan menyesal sampai ke sini.

Sementara untuk bisa sampai ke lokasi ini, ada beberapa rute yang bisa anda tempuh. Jika anda dari selatan, bisa melewati Banyuwangi-Batangan dengan jarak 35 km, selanjutnya perjalanan menuju ke Bekol dengan waktu 45 menit (12 km), atau jika anda dari arah utara/Surabaya, jalur bisa menempuh Situbondo-Batangan dengan jarak 60 km.

Air Terjun Tancak Kembar

Mutiara-di-Kedalaman-Hutan-Argopuro
Air Terjun Tancak Kembar Sisi Kanan
"Air Terjun Tancak Kembar", Mutiara di Kedalaman Hutan Argopuro 
Setelah kemarin naik Gunung Ijen, kali ini perjalanan saya lanjutkan ke arah barat. Destinasi saya selanjutnya ialah menyusuri hutan belantara pegunungan Argopuro, tepatnya Desa Andongsari, 25 kilometer dari Kota Bondowoso.
Mungkin tidak banyak yang tahu di balik rimbunnya pohon, tersimpan keindahan alam luar biasa hasil karya sang Pencipta. Tancak Kembar, begitu orang menyebutnya, yang kemudian dijadikan nama resmi untuk kawasan wisata ini.
Seperti namanya, Tancak berarti air terjun atau yang jatuh, sedangkan kembar berati dua. Jadi, bisa diartikan Tancak Kembar ialah Air Terjun Kembar, karena memang terdapat dua air terjun dengan posisi horizontal atau berdampingan kiri dan kanan. Menurut cerita rakyat setempat yang melegenda, sisi kiri air terjun dijaga oleh seorang laki-laki, sedangkan sisi kanan dijaga oleh seorang perempuan. Diyakini orang yang mencuci wajahnya dengan dua aliran air terjun tersebut, kulit mereka akan selalu muda.Dan saya tidak menunggu waktu lama untuk mengecap kesejukan itu. semoga wajah saya tetap muda ya, heheh...

Mutiara-di-Kedalaman-Hutan-Argopuro
Seorang Pengunjung Menikmati Pemandangan Luar Biasa
Terlepas dari cerita rakyat diatas benar atau tidak, yang tidak dapat dipungkiri ialah pesona alam yang sangat menakjubkan manakala kita memasuki kawasan air terjun. Hawa dingin langsung terasa menusuk dari kejauahan, diiringi irama gemuruh gerimis menggelitik pendengaran selagi mata menjamah keelokan hutan pakis yang masih perawan. Masuk menyusuri aliran sungai yang membelah, menyajikan rasa tersendiri di dinginnya air, seakan mengucap selamat datang, langsung melewati urat-urat syaraf. Tidak cukup hanya sampai disitu, suara-suara burung berkicau dan binatang hutan jelas terdengar, seperti menegaskan lingkar daerah kekuasaanya. Sebuah suasana alami, dan jauh dari hiruk pikuk kota.

Mutiara-di-Kedalaman-Hutan-Argopuro
Sensasi Yang Tidak Dapat Digambarkan
Naik sedikit lagi, anda akan disuguhi hamparan tebing curam dengan ketinggian 77 m yang ditumbuhi lumut dan tumbuhan merambat. Di atasnya terdapat aliran sungai yang di belah oleh gundukan batu cadas, menjadikan aliran air seperti jadi dua. Dari tebing itulah mengalir air terjun kembar, satu di kiri dan yang lain di kanan. Tidak puas hanya memandang, saya mencoba untuk bersentuhan langsung dengan makhluk Tuhan paling lembut ini. Tidak diragukan lagi, bendahara kata yang menumpuk di otak, sirna ditelan pijatan halus menggelitik. Lupakan dunia sasaat, dan bersatu dengan alam........................

Itulah sekelumit gambaran emosi yang saya rasakan selama perjalanan, yang jelas kata-kata diatas tidak mewakili semua apa yang saya alami. Jika anda ingin tahu semuanya, mending langsung saja ke TSM (Tempat yang Saya Maksud). Berikut Word Maps nya...

Tancak Kembar terletak di desa Andongsari, Kec. Pakem, sekitar 25 km dari kota Bondowoso. Menuju kawasan air terjun, anda hanya bisa melewatinya menggunakan kendaraan roda empat hingga depan pintu gerbang Pusat Penelitian Kakao milik PTPN. Sedangkan jalan menuju lokasi air terjun merupakan jalan tanah sepanjang 2,5 km dan hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua. Tapi anda tidak perlu khawatir jika harus berjalan kaki, sebab disepanjang perjalanan, anda akan disajikan pemandangan pembuka berupa hamparan pegunungan dan perbukitan yang dijau, deretan sawah terasering dan jika cuaca mendung, suasanya kabut akan terlihat dramatis diantara lembah-lembah, membentuk karya 3 dimensi. 
 
Support : Fitness | G-Store | Toolfit
Copyright © 2013. Bakelok - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger